Tarsius

Lokasi: Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah - Indonesia

 

 TARSIUS

Si Mungil Nan Tangkas Khas Sulawesi

 

Di antara keunikan Sulawesi adalah satwa langka, Tarsius. Hewan berbadan mungil berbulu dan bermata besar menjadikannya spesies primata terkecil di dunia. Dengan panjang tubuhnya yang hanya sekitar 15 cm atau hanya sebesar telapak tangan manusia, Tarsius mampu melompat sangat cepat dan tangkas. Oleh karena itu penduduk sekitar juga sering menyebutnya dengan nama tangkasi, karena ia memang hewan yang sangat tangkas.

Ada sekitar 7 jenis Tarsius yang terdapat di Sulawesi dan termasuk yang terbanyak di dunia. PaluGate beruntung dapat menjumpai salah satunya, seperti jenis Tarsius Dentatus yang dapat dijumpai di Desa Kamarora, Sulawesi Tengah.

Sayang primata terkecil di dunia ini diperkirakan hanya tersisa sekitar 1.800 ekor. Angka ini menurun drastis jika dibandingkan 10 tahun terakhir di mana jumlahnya masih berkisar 3.500 ekor.

 

Berikut beberapa fakta dan tips tentang tarsius:

  • Memiliki kepala yang panjang kontras dengan tubuhnya yang hanya 10 sampai 15 cm dan ekor sepanjang 20 hingga 25 cm
  • Ukuran bola mata Tarsius lebih besar daripada ukuran otaknya.
  • Nama Tarsius berasal dari nama tulang tarsus yang berada di kakinya.
  • Merupakan hewan nokturnal, yaitu hewan yang beraktivitas di malam hari.
  • Tarsius adalah hewan berjenis insektivora, yaitu pemakan serangga, seperti belalang dan jangkrik.
  • Walaupun bangsa primata, Tarsius bukanlah jenis monyet.
  • Masa kehamilannya selama 6 bulan dan melahirkan 3 ekor bayi Tarsius, tetapi sayangnya hanya 1 yang bertahan hidup.
  • Merupakan hewan yang bersifat monogami atau memiliki hanya 1 pasangan hidup.
  • Walau bola matanya besar, Tarsius tidak dapat menggerakkan kelopak matanya. Sehingga untuk melirik ia harus memutar kepalanya yang mampu berputar 180 derajat.
  • Habitatnya yaitu hutan-hutan di dataran rendah, tetapi dapat juga ditemui di hutan sekunder.
  • Merupakan binatang pohon yang hidup bersama 6 sampai 7 ekor keluarganya.
  • Jika seekor Tarsius tersentuh oleh manusia, maka ia akan dikucilkan atau dijauhi oleh kelompoknya, karena bau manusia menempel di tubuhnya.
  • Waktu terbaik untuk dapat menjumpai Tarsius liar adalah di pagi hari sekitar pukul 05.00 atau di sore hari menjelang malam mulai pukul 17.30.

 

pengamatan-burung-di-oloboju Lokasi: Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah - Indonesia    OLOBOJU Nuansa Alam Dan...
[Baca Selanjutnya]
burung-maleo Lokasi: Kabupaten Donggala dan Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah -...
[Baca Selanjutnya]
tarsius Lokasi: Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah - Indonesia    TARSIUS Si Mungil Nan...
[Baca Selanjutnya]

Quik Link Wisata

 

Likunggavali 2

 

22,93 mm

Investasi

Peluang Investasi Lainnya

17.01.2013

 Peluang Investasi Lainnya Peluang investasi lainnya yang berada di Provinsi Sulawesi Tengah
Peluang Investasi Industri Pengolahan Rumput Laut

17.01.2013

Bidang Usaha Industri Pilihan : Jenis usaha industri yang tidak memerlukan banyak lahan dan a
Peluang Investasi Industri Arang Briket

17.01.2013

Bidang Usaha Industri Pilihan : Jenis usaha industri yang tidak memerlukan banyak lahan dan a

PENGUNJUNG

544921
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Kemarin
Bulan Ini
Bulan Kemarin
Total
222
486
2184
539750
8267
14578
544921
Your IP: 54.224.203.224
Server Time: 2017-10-20 14:49:55

BISNIS

KULINER